Peserta SNMPTN Tak Boleh Pakai Foto Facebook

Bookmark and Share
Panitia lokal meminta peserta SNMPTN 2012 Bandung memperbaiki pendaftarannya. Sebab banyak yang tidak sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Misalnya, penggunaan foto yang menggunakan foto dari jejaring sosial.

"Kesalahan tersebut di antaranya ukuran foto terlalu kecil, foto tidak resmi (foto yang digunakan pada jejaring sosial, menggunakan baju tidak berkerah), dan letak foto tidak proporsional," kata Sub Bidang Informasi dan Humas Panlok SNMPTN Bandung Weny Widyowati.

Kendala teknis itu terjadi akibat sistem registrasi online dan lebih mudah mengakses foto dari jejaring sosial. Padahal foto yang diunggah harus sesuai ketentuan yaitu foto yang biasa digunakan untuk keperluan ijazah, rapor, atau dokumen resmi lainnya dan harus berwarna.

"Ketentuan yang berlaku untuk mengunggah pasfoto adalah berukuran 4x6 cm dengan resolusi minimal 400x600 pixel (sekira 250 dpi), dalam format JPEG atau PNG. Sementara untuk ukuran file pas foto tidak boleh lebih dari 100 kb," jelas Weny.

Dengan pas foto yang benar, kualitas gambar bisa cukup tajam dan fokus. Karena sebagian besar pendaftar mengirim foto jejaring sosial dalam keadaan bergaya. Weny mengimbau kualitas foto dapat diperbaiki dengan posisi badan dan kepala tegak sejajar menghadap kamera, proporsi wajah antara 25 persen sampai 50 persen dari foto, tidak ada bagian kepala yang terpotong dan wajah tidak boleh tertutup ornamen apa pun. Selain itu, kepala terletak di tengah secara horisontal (jarak kepala ke batas kiri kurang lebih sama dengan jarak kepala ke batas kanan).

"Bagi calon peserta yang telah memilih panlok Bandung pada pendaftaran online dan merasa foto yang diunggah tidak sesuai ketentuan, panlok memberikan pelayanan perbaikan foto," katanya.

Akan tetapi untuk memperoleh informasi lebih lanjut, pendaftar dipersilakan segera menghubungi panlok Bandung baik melalui telepon, website, dan datang langsung ke help desk di kampus Institut Teknologi Bandung (ITB). Untuk kelengkapan pendaftaran dan mendapatkan Personal Identification Number (PIN) Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), pendaftar harus menyerahkan tanda bukti pembayaran.

"Tapi untuk tanda bukti tidak ada ketentuan jenis dan ukuran kertas yang digunakan untuk mencetaknya. Yang terpenting foto dan cetakan tulisan dapat terlihat dengan jelas," terang Weny.

Dikatakannya, alternatif pembayaran dapat melalui PT Pos Indonesia dengan mencantumkan identitas lengkap calon mahasiswa. "Selanjutnya pada 10 Juni 2012, yakni H-2 pelaksanaan SNMPTN, Bank Mandiri akan mengirimkan PIN dan KAP kepada calon peserta melalui SMS atau email," katanya.

Setelah mendapatkan PIN dan KAP, calon peserta dapat login ke website SNMPTN 2012 untuk melakukan registrasi. Dia pun mengingatkan tanda bukti pendaftarannya jangan sampai hilang. Pendaftaran ujian tulis/keterampilan SNMPTN sendiri ditutup hari ini, baik melalui online maupun datang langsung ke panitia lokal setempat.

Menurut rilis yang disiarkan Panlok SNMPTN 2012 Bandung, 35.311 pendaftar terdiri dari 12.827 kelompok IPA, 13.089 IPS dan 9.395 IPC telah memenuhi syarat.


Sumber : kampus.okezone.com
Oleh : Ardhi Sukses

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar