286 Ribu Peserta Ikuti Uji Kompetensi Awal Sertifikasi Guru

Bookmark and Share
Kab. Bandung Barat, Rabu (22 Februari 2012)-- Kegiatan uji kompetensi awal bagi para guru yang telah memenuhi syarat akan dilaksanakan serentak pada 25 Februari 2012 dipusatkan di kabupaten kota seluruh Indonesia. Lembaga Penjaminan  Mutu Pendidikan  (LPMP) akan mengkoordinasikan bersama dengan Lembaga Pendidik  dan Tenaga Kependidikan  (LPTK) dan dinas pendidikan di kabupaten kota . Uji kompetensi diikuti oleh sebanyak 286 ribu peserta.Peserta Ikuti Uji Kompetensi Awal                         
Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan  dan Kebudayaan  Mohammad NUh pada pada Rapat Koordinasi Terpadu Penjaminan Mutu Pendidikan  Pemerintah Kabupaten Kota Se Jawa Barat di LPMP  Jawa Barat , Kabupaten Bandung  Barat Provinsi Jawa Barat , Rabu (22/02/2012).
Mendikbud  menyampaikan, untuk memastikan profesionalitas guru , sebelum masuk proses sertifikasi  dilakukan uji kompetensi awal . Peserta Ikuti Uji Kompetensi Awal                         
Upaya ini dilakukan untuk mengetahui secara persis guru yang akan mendapatkan sertifikasi. Dilihat dari kompetensi  dasarnya apakah sudah memenuhi syarat sebagai tanggung jawab profesi . "Kita ingin memastikan dengan uji kompetensi awal . Nanti nya di dalam proses PLPG  (Pendidikan dan Latihan Profesi Guru) itu kita bisa melakukan secara efektif karena sudah tahu petanya," katanya.
Mendikbud melanjutkan, dari peta tersebut dapat dilihat kelebihan dan kelemahan para guru untuk dilakukan perbaikan. Peserta Ikuti Uji Kompetensi Awal                         
Bagi guru yang tidak lulus diberikan pendampingan dan pelatihan untuk perbaikan kompetensi guru. "Dengan uji kompetensi  ini kita tahu persis peta kemampuan dari sang guru tidak hanya di tingkat kabupaten kota , tetapi secara nasional," katanya. Peserta Ikuti Uji Kompetensi Awal                         
Uji kompetensi awal dilakukan bukan untuk mempersulit, tetapi memastikan peserta didik tidak diajar oleh guru-guru yang tidak kompeten. Mendikbud mengilustrasikan, dokter yang tidak profesional akan menyebabkan malpraktik, tetapi kalau guru tidak profesional dan terjadi malmengajar, yang mati adalah akal dan hati dari sang anak. Peserta Ikuti Uji Kompetensi Awal                         
 "Sepanjang hidup dari sang anak itu menjadi persoalan," katanya.
Mendikbud menyebutkan, secara nasional, dengan adanya sertifikasi guru , biaya yang dikeluarkan oleh negara hampir mencapai Rp 160 triliun dan setiap tahunnya bertambah Rp 15 triliun. Tunjangan profesi  yang diberikan tidak sebatas bagi guru berstatus pegawai negeri sipil  (PNS) tetapi juga nonPNS . "Tidak apa-apa dibayar mahal asal kualitasnya bagus karena kita punya tanggung jawab. Jangan sampai gaji dinaikkan, tetapi tidak diikuti dengan kualitas," katanya.Peserta Ikuti Uji Kompetensi Awal                         
Mendikbud  menyampaikan, pihaknya mulai merekrut guru secara khusus. Ke depan, kata Mendikbud , tidak semua mahasiswa yang masuk Universitas Pendidikan Indonesia  (UPI) dapat menjadi guru. "Tidak semua yang masuk di LPTK otomatis menjadi guru. Kita ingin menyiapkan guru secara khusus. Demikian juga profesi akan melekat dalam sistem pendidikan," katanya. Peserta Ikuti Uji Kompetensi Awal                          
Setelah diterima di UPI, para mahasiswa dites lagi. Bagi yang lulus akan diasramakan dan diberikan beasiswa. Harapannya, setelah lulus benar-benar menjadi guru. "Tidak hanya kognitif saja yang ditata, tetapi empat ranah yang ada di profesionalitas sang guru dibenahi," kata Mendikbud.  (AB/ASW)Peserta Ikuti Uji Kompetensi Awal                                      

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar